Imago
Semua Artikel
SEO12 Juli 2026· oleh Imago

5 optimasi SEO dasar yang harus dilakukan setelah website jadi

Website sudah jadi. Sekarang bagaimana supaya muncul di Google? Ini 5 langkah SEO teknis dan konten yang wajib dilakukan sebelum promosi.

5
SEO dasar website baru

Klien sering bertanya: "Website saya sudah jadi. Kok belum muncul di Google?"

Realitanya: website baru butuh 3–6 bulan untuk mulai mendapat trafik organik dari Google. Tapi kalau Anda tidak melakukan optimasi SEO dasar dari awal, prosesnya bisa lebih lama — atau bahkan tidak muncul sama sekali.

Berikut 5 langkah SEO yang harus dilakukan segera setelah website selesai.

1. Submit sitemap ke Google Search Console

Sitemap adalah file XML yang berisi daftar semua halaman di website Anda. Tanpa sitemap, Google harus "menebak" halaman mana yang ada — dan bisa melewatkan halaman penting.

Langkahnya:

  1. Buka Google Search Console
  2. Tambahkan properti website Anda (verifikasi via DNS atau file HTML)
  3. Navigasi ke Sitemaps > masukkan URL sitemap (biasanya /sitemap.xml)
  4. Klik Submit

Lakukan hal yang sama di Bing Webmaster Tools untuk jangkauan lebih luas.

2. Konfigurasi robots.txt dengan benar

File robots.txt memberi instruksi ke mesin pencari: halaman mana yang boleh di-crawl dan mana yang tidak.

Pastikan:

  • Tidak memblokir halaman penting (Disallow: / memblokir seluruh website — ini bencana)
  • Blokir halaman admin, dashboard, atau API yang tidak perlu diindeks
  • Cantumkan URL sitemap di dalam robots.txt

Contoh robots.txt yang baik:

User-agent: *
Allow: /
Disallow: /admin
Sitemap: https://websiteanda.com/sitemap.xml

3. Optimasi meta title dan meta description

Meta title adalah judul yang muncul di hasil pencarian Google. Meta description adalah deskripsi di bawahnya. Keduanya berpengaruh langsung ke CTR (click-through rate).

Aturan praktis:

  • Title: maksimal 60 karakter, mengandung kata kunci utama, unik per halaman
  • Description: maksimal 155 karakter, mengandung CTA implisit (pelajari, dapatkan, lihat, dll.)

Contoh buruk:

  • Title: "Home - Website Saya"
  • Description: (kosong)

Contoh baik:

  • Title: "Jasa Pembuatan Website Profesional | Imago"
  • Description: "Website bisnis cepat, andal, dan siap Google Ads. Mulai Rp 1.000.000. Konsultasi gratis via WhatsApp."

4. Tambahkan schema markup (structured data)

Schema markup adalah kode yang membantu Google memahami konten halaman. Halaman dengan schema markup cenderung mendapat rich snippets — tampilan spesial di hasil pencarian (bintang review, breadcrumb, FAQ, dll).

Minimal yang harus ada:

  • Organization — nama bisnis, logo, URL, kontak
  • BreadcrumbList — navigasi hierarki halaman
  • Article / BlogPosting (jika ada blog)

Semua website Imago sudah dilengkapi JSON-LD schema markup dari awal.

5. Pasang Google Analytics 4 dan amati performa

SEO bukan set-and-forget. Anda perlu data untuk tahu mana yang berhasil dan mana yang tidak.

Google Analytics 4 (GA4) memberikan insight tentang:

  • Halaman mana yang paling banyak dikunjungi
  • Dari mana trafik berasal (Google, media sosial, direct)
  • Berapa lama pengunjung bertahan
  • Di halaman mana pengunjung keluar (exit)

Data ini membantu Anda memutuskan halaman mana yang perlu konten tambahan, mana yang perlu optimasi lebih lanjut, dan mana yang sudah berjalan baik.


Kelima langkah di atas adalah fondasi SEO. Tanpa itu, konten sebaik apa pun tidak akan terlihat di Google.

Kalau Anda baru saja membuat website dan butuh bantuan setup SEO dasar, hubungi Imago via WhatsApp — kami bantu submit sitemap, setup Search Console, dan audit SEO awal website Anda.

Siap memulai?

Mulai dari satu pesan WhatsApp.

Konsultasi gratis, tanpa komitmen. Ceritakan target bisnis dan kebutuhan kamu, kami bantu pilih paket yang pas.